Les Privat Matematika di Semarang
Matematika itu Mudah dan Bersahabat
Matematika itu Mudah dan Bersahabat
![]() |
| Add caption |
Matematika merupakan salah satu pengetahuan manusia yang paling
bermanfaat dalam kehidupan. Hampir setiap bagian dari hidup kita
mengandung matematika sehingga anak-anak membutuhkan pengalaman yang
tepat untuk bisa menghargai kenyataan bahwa matematika adalah penting
untuk masa depan mereka. Oleh karena itu model pembelajaran matematika
yang baik harus lah bisa membentuk logika berfikir bukan sekedar pandai
berhitung.
Karena berhitung dapat dilakukan dengan alat bantu seperti kalkulator,
komputer, dll namun dalam menyelesaikan masalah perlu logika berfikir
dan analisis.
Model pembelajaran matematika sebaiknya dimulai dengan mengangkat
situasi dari kehidupan sehari hari yang kemudian disederhanakan dalam
bentuk soal cerita. Kemudian para siswa diminta memodelkan dengan model
mainan (bisa berupa balok, stik es krim, dll) atau model gambar sebelum
akhirnya membuat kalimat matematika. Proses ini harus dilakukan dalam
dua arah sehingga hasilnya akan optimal.
Diharapkan dengan diterapkannya model pembelajaran matematika yang baik
seperti konsep diatas tadi, siswa menjadi pandai menyelesaikan
permasalahan (menjadi problem solver) dimana tujuan ini dapat tercapai
bila prinsip pembelajaran matematika diterapkan secara 2 arah sehingga
siswa dapat benar-benar menguasai konsep-konsep matematika dengan baik.
Selain itu, siswa diharapkan pandai dalam berhitung dan mampu melakukan
perhitungan dengan benar dan tepat (karena cepat bukan tujuan utama dari
model pembelajaran matematika ini).
Untuk itu terdapat tahapan pengajaran yang dapat dilakukan:
a. Siswa dibawa untuk mengamati dan memahami persoalan terlebih dahulu.
Selanjutnya perkenalkan beberapa definisi penting yang harus dipahami
agar siswa memiliki bekal untuk memahami fenomena-fenomena yang mereka
temukan di lapangan.
b. Ajak siswa untuk melakukan eksplorasi, mencoba-coba, dan biarkan
mereka melihat apa yang terjadi. Di sini akan ada proses memunculkan
ide-ide kreatif yang boleh jadi diluar dugaan guru.
Di sinilah ruang kreatifitas terbentuk. Siswa akan lebih menikmati
proses pembelajaran yang dilakukan.
c. Biarkan siswa membuat hipotesis/dugaan atas apa yang mereka lakukan.
d. Guru bersama siswa membahas kegiatan yang dilakukan. Berikan
kesempatan pada para siswa untuk mempresentasikan hasil pengamatan
mereka. Kemudian baru dilakukan proses verifikasi, meluruskan apa yang
sudah dilakukan sehingga muncul formula atau rumus atau model yang dapat
dijadikan rujukan ketika siswa menemukan persoalan serupa.
e. Satu hal yang juga tidak kalah penting adalah proses mengapresiasi.
Seandainya hipotesis yang diambil oleh siswa ternyata kurang tepat maka
guru hendaknya tetap memberi apresiasi. Dengan seperti itu, maka siswa
akan tetap terpacu motivasinya
Matematika juga jangan dijadikan sebagai lawan tetapi malah sebaliknya
jadikan matematika adalah kawan kita. Kawan yang kita sayangi dan juga
kita kenal, dan agar persahabatan semakin akrab kita tidak boleh jaim
(jaga image) terhadap matematika. Malah kita harus perduli dengan cara
rajin mengerjakan soal-soal latihan, dan tidak malu bertanya apabila
tidak memahami. Dengan begitu matematika akan terasa indah. INDAHNYA
MATEMATIKA !!!!
Bagi anda yang membutuhkan Guru Les Privat ,Guru datang kerumah Hubungi Kami
0821-2237-8550

ConversionConversion EmoticonEmoticon